Antre Minyak Goreng Seharian, Ibu Empat Anak Tewas

Kelangkaan minyak goreng di Samarinda turut memaksa seorang ibu berburu minyak goreng seharian. (ilustrasi)
Kelangkaan minyak goreng di Samarinda turut memaksa seorang ibu berburu minyak goreng seharian. (ilustrasi)

Nalarnews.id, Samarinda – Kelangkaan minyak goreng di Kaltim kembali menelan korban jiwa. Seorang ibu di Samarinda dikabarkan meninggal dunia dengan dugaan kelelahan akibat antre minyak goreng seharian di sejumlah ritel.

Warga tersebut bernama Rita Riyani (49) merupakan warga Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kaltim. Rita dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di RSUD AW Sjahranie, Selasa (15/3/2022).

Kasubnit Inafis Satuan Reskrim Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi membenarkan kabar tersebut. “Informasi telah meninggal dunia karena kelelahan mengantre panjang minyak goreng,” terangnya dalam keterangan tertulis.

Diketahui, kelangkaan minyak goreng di Samarinda turut memaksa ibu empat anak ini antre minyak goreng seharian di sejumlah ritel, Minggu (14/3/2022) lalu. Sebab, stok minyak goreng di sejumlah ritel yang berdekatan dengan rumahnya memang sedang kosong bahkan sejak beberapa pekan lalu.

Demi mendapatkan barang tersebut, Rita pun mencoba peruntungan dengan mengantre di empat ritel sekaligus. Saat berada di ritel terakhir yang terletak di Jalan AW Sjahranie, ia dikabarkan merasa kelelahan dengan keluhan keram di salah satu lengan dan mencoba mengabari suaminya.

Namun nahas, ibu rumah tangga (IRT) yang kesehariannya sebagai pedagang itu keburu pingsan saat menanti kedatangan sang suami dan dilarikan ke rumah sakit siaga Samarinda. Kemudian, dirujuk ke RSUD AW Sjahranie.

“Informasinya dari pukul 11.00 Wita korban berangkat ke salah satu ritel di Jalan Suryanata dan mendapatkan 2 liter minyak goreng. Kemudian, kembali mengantre di Jalan Kadrie Oening dan terakhir di Jalan AW Syajranie. Di situlah kejadian korban pingsan,” ucapnya.

Dua Hari Dirawat, Asma Parah

Dua hari menjalani perawatan, kondisi Rita kian menurun hingga akhirnya dikabarkan meninggal dunia, Selasa 15 Maret 2022 sekira pukul 11.00 Wita. Dari pemeriksaan medis dan keterangan keluarga, yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit sesak nafas.

“Korban meninggal karena memiliki riwayat penyakit sesak nafas. Dari keterangan pihak keluarga, jenazah akan dimakamkan di pemakaman Jalan Suryanata,” sebutnya. (r1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 koi288 koi288 koi288 koi288 koibet4d koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sultan567 testi138 wak5000 sultan567 kode4d wak5000 sultan567 testi138 kode4d sultan567 kilat69 testi138 sultan567 wak5000 kilat69 sultan567 testi138 sawit188 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 koi288 sawit188 sawit188 kilat69 sawit188 kode4d kode4d kode4d sultan567 sawit188 kilat69 koibet4d koibet4d kilat69 koibet4d kode4d sawit188 koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 kode4d testi138 wak5000 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d sultan567 testi138 kode4d sultan567 sultan567 kode4d kode4d testi138 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sawit188 sawit188 sawit188 kode4d koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d
kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d