IMI Kaltim Sampaikan Penundaan Balapan Motor Sendawar Open Seri I Awal Januari 2022

IMI Kaltim Sampaikan Penundaan Balapan Motor Sendawar Open Seri I Awal Januari 2022
Ketua Harian Pengprov IMI Kaltim Ekti Imanuel menyampaikan penundaan Sendawar Open Seri I di Sirkuit Lanay Jaya, Kubar, awal Januari 2022. (Nalarnews.id)

Langkah IMI Kaltim melakukan penundaan balapan motor Sendawar Open Seri I, karena masih merampungkan pembersihkan dan perbaikan Sirkuit Lanay Jaya. Kemudian, penundaan balapan motor Sendawar Open Seri I karena masih sedang mengurus izin dari pihak kepolisian.

Nalarnews.id, Kutai Barat – Rencana Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), untuk menyelenggarakan balap motor di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada awal Januari 2022, tampaknya masih harus mengalami penundaan untuk sementara waktu. Penundaan balapan motor Sendawar Open Seri I ini dikarenakan beberapa hal.

Ketua Harian Pengprov IMI Provinsi Kaltim, Ekti Imanuel menyampaikan, bahwa ada beberapa alasan sehingga pihaknya memutuskan penundaan balapan motor tersebut. Pertama, pihaknya saat ini masih fokus melakukan pembersihan dan perbaikan terhadap Sirkuit Lanay Jaya, Sendawar, Kubar.

Kedua, alasan atas keputusan penundaan balapan motor Sendawar Open Seri I itu, karena IMI Kaltim masih sedang mengurus izin kegiatannya. Pasalnya, selain harus mendapatkan izin dari Polres Kubar. Kegiatan balap motor ini juga mesti mendapatkan izin dari Polda Kaltim. Karena event ini merupakan kegiatan tingkat provinsi.

“Iya, untuk rencana pelaksanaan balap motor Sendawar Open Seri I di Sirkuit Lanay Jaya, kemungkinan jadwalnya akan diundur. Semestinya pada awal Januari 2022 sudah bisa dilaksanakan, tapi karena proses pembersihan dan perbaikan sirkuit belum sepenuhnya selesai, maka kami putuskan menunda kegiatannya,” tutur Ekti kepada media ini, Rabu (29/12/2021).

Selain itu, pria yang duduk sebagai ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim ini menjelaskan, kalau event balapan motor sebesar Sendawar Open Seri I, memang perlu mendapatkan banyak rekomendasi dan izin dari berbagai pihak berwenang. Di antaranya, yakni dari Polres Kubar dan Polda Kaltim.

Ada beberapa pertimbangan mengapa rekomendasi dan izin itu harus dipenuhi. Pertama, menurut Ekti, pelaksanaan Sendawar Open Seri I di Sirkuit Lanay Jaya masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Karenanya, memastikan balap motor ini terlaksana sesuai protokol kesehatan sangat penting.

“Untuk itu, kami perlu memastikan bahwa semua tahapan dan perizinan kegiatan benar-benar terpenuhi. Benar-benar sesuai dengan prosedur dan protokol kesehatan. Saat ini, kami masih sedang mengurus perizinan Sendawar Open Seri I ini,” katanya.

Ekti cukup menyadari, bila kegiatan balap motor selalu ramai disaksikan penonton. Apalagi setelah hampir 2 tahun lamanya balapan di Sirkuit Lanay Jaya vakum sebagai imbas pandemi, maka minat masyarakat menyaksikan balapan kuda besi ini dapat dipastikan akan sangat tinggi sekali. Maka dari itu, dia memilih untuk menyiapkan event ini sebaik mungkin.

“Penundaan balapan motor Sendawar Open ini akan dilaksanakan sampai waktu yang belum ditentukan. Tapi jika sirkuit sudah selesai dibersihkan dan diperbaiki, termasuk sudah mendapatkan izin dari pihak kepolisian, nanti akan segera kami umumkan jadwal pelaksanaannya,” tutup dia. (*/dns/red2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 koi288 koi288 koi288 koi288 koibet4d koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sultan567 testi138 wak5000 sultan567 kode4d wak5000 sultan567 testi138 kode4d sultan567 kilat69 testi138 sultan567 wak5000 kilat69 sultan567 testi138 sawit188 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 koi288 sawit188 sawit188 kilat69 sawit188 kode4d kode4d kode4d sultan567 sawit188 kilat69 koibet4d kode4d koibet4d kilat69 koibet4d kode4d sawit188 koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 kode4d testi138 wak5000 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 kode4d kode4d testi138 testi138 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d
kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d