Kemiskinan di Kaltim Menurun, BPS Ungkap Ketimpangan Kota dan Desa

Kemiskinan di Kaltim Menurun, BPS Ungkap Ketimpangan Kota dan Desa
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji bersama Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana. (Dok Pemprov Kaltim)

Kaltim.nalarnews.id, SamarindaBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Kaltim terus menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan dua kali setiap tahun, yakni Maret dan September, persentase kemiskinan pada September 2020 hingga 2024 tercatat turun menjadi 5,51 persen.

Dari angka tersebut, Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menyoroti adanya ketimpangan data kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

“Untuk wilayah kota, angka kemiskinan tercatat 4,4 persen. Sementara di desa, angkanya masih cukup tinggi, mencapai 8 persen,” tuturnya.

Survei ini dilakukan menggunakan pendekatan pengeluaran rumah tangga, baik makanan maupun non makanan, dengan pendekatan moneter dan non-moneter. Data ini menjadi salah satu referensi utama dalam merumuskan kebijakan perlindungan sosial dan pembangunan.

Tak hanya soal kemiskinan, BPS juga memaparkan sejumlah indikator penting lainnya seperti kondisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), inflasi nasional dan regional 2024–2025, serta kondisi konsumsi dan produksi beras.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menegaskan, bahwa rapat ini menjadi langkah penting dalam memahami kondisi riil sosial ekonomi Kaltim.

“Kita undang BPS untuk mendapatkan gambaran menyeluruh. Ini menjadi dasar bagi kita melakukan intervensi, baik untuk menurunkan kemiskinan, pengangguran, maupun angka stunting,” ucapnya.

Hadir pula dalam rapat tersebut Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni dan Kepala Biro Ekonomi Iwan Darmawan. Mereka menilai paparan ini sangat bermanfaat sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan ke depan.

“Kita harap dari data ini bisa diketahui sektor mana yang perlu diperbaiki. Kita akan intervensi melalui perangkat daerah agar kesejahteraan masyarakat bisa terus meningkat,” tambah Seno Aji.

Ia juga berharap, masukan teknis dari BPS dapat menjadi bahan rapat lanjutan bersama OPD terkait untuk menyusun langkah konkret menghadapi tantangan sosial ekonomi di Benua Etam. (Adv/diskominfokaltim/mar/yans/mz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 koi288 koi288 koi288 koi288 koibet4d koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sultan567 testi138 wak5000 sultan567 kode4d wak5000 sultan567 testi138 kode4d sultan567 kilat69 testi138 sultan567 wak5000 kilat69 sultan567 testi138 sawit188 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 koi288 sawit188 sawit188 kilat69 sawit188 kode4d kode4d kode4d sultan567 sawit188 kilat69 koibet4d koibet4d kilat69 koibet4d kode4d sawit188 koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 kode4d testi138 wak5000 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d sultan567 testi138 kode4d sultan567 sultan567 kode4d kode4d testi138 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sawit188 sawit188 sawit188 kode4d koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d
kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d